Senin, 05 Desember 2016

Kisah Mengharukan..!!! Inilah Kisah Seorang Isteri Yg Taat Ke Pada Suami Di Malam Pertama

SURGAMU.com_Assalamualikum..

Alkisah, dalam sebuah acara resepsi pernikahan, saat resepsi pernikahan selesai, kedua mempelai berada di kamar pengantis di sebuah hotel. Seperti biasa, malam itu adalah malam yang paling membahagiakan bagi mereka berdua. Malam ini adalah malam pertama bagi keduanya.

SUMBER : DAILYMOUSLEM.COM


Di dalam kamar pengantin, keduanya masih malu-malu dan hanya saling pandang, kikuk tak tahu harus berbuat apa. Hingga kemudian, tiba-tiba telepon genggam suami berdering yang mengabarkan bahwa ada beberapa orang sahabatnya yang akan datang ke resepsi pernikahannya namun mereka telat.

“Hey sobat, tadi mobil kami mogok,” kata teman di balik telepon. Mereka mengabarkan posisi mereka dan akan tiba beberapa waktu lagi di hotel. Melalui telepon, mereka meminta agar mempelai mengijinkan mereka bertemu meski mereka tahu persis bahwa ini adalah malam pertama sehingga mereka takut mengganggu.

Alhasil, sang suami bukan hanya mengijinkan sahabatnya datang, tapi juga bertanya apakah mereka sudah makan. Jika belum maka dia akan menyediakan makan malam untuk mereka.

“Belum,” jawab mereka dengan polos.

“Baiklah, nanti aku akan meminta istriku menyiapkan makan malam untuk kalian”

“Yang benar saja. Ini malam pertama, mana mungkin ada pengantin wanita yang mau masak di malam pertama.”

“Ya kalau tidak mau tinggal aku belikan makanan yang sudah jadi,” jawabnya.

Sang suami lalu memberitahu istrinya bahwa teman-temannya akan datang dan agar istrinya menyediakan makan malam. “sayang, saya minta tolong kalau bisa kamu siapkan makan malam untuk mereka ya, mereka datang dari jauh. Tadi mobilnya mogok. Insya Allah ini bagian dari memuliakan tamu”. Meski dalam hati sang isteri keberatan ada tamu di malam pertama mereka, namun sang istri mengangguk.

istri-memasakAkhirnya sang suami pamit keluar untuk membeli bahan untuk dimasak isterinya. Tak seberapa lama, ia pun kembali sambil membawa beberapa kantong belanjaan. Betapa terkejutnya sang istri, rupanya suaminya membeli bahan-bahan mentah. Bukan makanan yang sudah jadi. Demi taat kepada suami, semua dikerjakan meski tangisnya hampir pecah. Bisa dibayangkan disuruh masak di malam pertama.

Tak lama berselang, bel kamar hotel berbunyi. “Assalamu’alaikum…” ucap salam terdengar serentak saat sang suami membukakan pintu. Rupanya teman-temannya telah datang, tepat di saat istrinya hampir selesai memasak.

Saat tamu melihat pengantin wanita itu memasak, 10 pemuda itu terpana. Mereka tak menyangka bahwa mereka akan dijamu dengan makan malam yang dimasak oleh pengantin baru. Selesai makan dan mengucapkan selamat serta sedikit bincang-bincang, mereka undur diri. Tak lupa mereka meminta maaf karena telah mengganggu.

Ketika sang suami mengantar mereka ke depan pintu ruang apartemen, istrinya membatin. “Mungkin sebaiknya besok aku minta diantar pulang ke rumah orang tua.” Namun betapa terkejutnya muslimah itu, sang suami masuk ke apartemen sambil memberikan uang 50 ribu riyal kepadanya.

“Apa ini?”

“Ternyata tadi teman-temanku saling berjanji satu sama lain, jika engkau mau memasak di malam pertama ini, masing-masing mereka akan memberikan 5.000 riyal. Dan mereka tidak membayangkan ada istri shalihah sepertimu yang mau memasak di malam pertama demi menghormati tamu suaminya.”

Masya Allah… baru saja perasaan sang istri berkecamuk dan ingin pulang ke rumah orang tua, rupanya Allah memberikan kejutan indah kepadanya. Berkat ketaatannya kepada suami dan menghormati tamu, Allah memberikan hadiah 50.000 riyal (setara Rp 190 juta). Selain itu, ia juga mendapat pujian dari suaminya. Sebuah tanda cinta yang menghangatkan malam pertama. Dan soal malam pertama itu, masih ada waktu. Toh baru tengah malam.

sumber : (webmuslimah .com)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kisah Mengharukan..!!! Inilah Kisah Seorang Isteri Yg Taat Ke Pada Suami Di Malam Pertama

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.